Setelah Tayangan Video Bunuh Diri, YouTube Perketat Moderasi Konten

Sebagai reaksi atas tuduhan kepasifannya terhadap konten yang dianggap negatif, YouTube berencana memeriksa video-video populer mereka.

Tuduhan terhadap situs berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005 ini semakin ramai setelah kasus video salah satu Youtuber, Logan Paul yang meng-upload seseorang yang bunuh diri di hutan Aokigahara, Jepang.

Banyak yang mengecam video tersebut dan setelah mendapat banyak tekanan, akhirnya YouTube menyingkirkan akun Logan dari rekomendasi Google Preffered (video yang direkomendasikan agar bisa dibundel untuk iklan besar). Sebelum kejadian ini banyak pengiklan yang keluar dengan alasan iklan mereka dipasang pada video yang kurang pantas, sehingga khawatir akan berdampak buruk pada brand mereka.

Menindaklanjuti kejadian ini akhirnya Google mulai melakukan pengawasan lebih ketat terhadap channel YouTube yang menjadi bagian dari periklanan premium, Google Preferred. Saat ini Google mengumumkan telah mempekerjakan 10.000 moderator manusia dan mesin pembelajaran untuk bertugas mendeteksi video yang tidak sesuai. Langkah ini sebagai tanggapan dari kekhawatiran pengiklan terkait video kurang pantas untuk anak.

“Kami membuat Google Preferred untuk memudahkan klien kami menjangkau audience YouTube yang paling aktif, dan saat ini kami sedang mendiskusikan dan menanti feedback dari brand-brand rekan kami, agar ke depannya kami bisa memberikan jaminan atas apa yang telah mereka beli di awal,” ungkap seorang juru bicara Google, dikutip dari Bloomberg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *