Revolusi Digital Diprediksi Hapus Jutaan Peluang Kerja

Presiden International Social Security Association, Joachim Breuer berpendapat dunia sedang memasuki revolusi digital yang disebut sebagai revolusi industri 4.0*, kondisi dimana hampir semua aktivitas dilakukan secara digital.

Kondisi ini membuat banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), karena sejumlah sektor sudah bersiap mengurangi pekerjanya, seperti pengelola toll yang mengurangi pekerja layanan pembayaran toll dengan layanan kartu elektronik, atau seperti sektor perbankan yang mengurangi pegawai karena akan meningkatkan layanan secara online.

Menurut Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang PS Brodjonegoro, Indonesia akan kehilangan 50 juta peluang kerja akibat penyimpangan (disruptive) ekonomi dari revolusi digital atau revolusi industri keempat (4.0) sehingga semua pihak harus siap menghadapinya termasuk badan pengelola jaminan sosial nasional (republika).

Namun menurut Breuer, walaupun akan banyak terjadi PHK, tetapi di sisi lain akan banyak pula peluangan kerja yang tercipta. “Hanya saja hingga kini kita tidak tahu secara pasti berapa banyak yang kehilangaan pekerjaan dan berapa banyak peluang kerja baru yang tercipta,” ujarnya.

*istilah untuk tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Istilah ini mencakup sistem siber-fisik, Internet untuk segala, komputasi awan, dan komputasi kognitif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *