Perbankan Digital Lampaui Transaksi Konvensional

Saat ini transaksi digital telah melampaui transaksi konvensional, dari 10% meningkat menjadi 30%, kondisi ini diyakini karena semakin majunya teknologi digital di Indonesia yang memberikan stimuli terhadap industri perbankan dalam negeri untuk mengakomodir perubahan yang sedang terjadi.

Konsultan internasional, Pricewaterhouse Coopers Indonesia (PwC Indonesia) melaporkan bahwa transaksi digital perbankan terus mengalami perkembangan. Dilansir dari detik.com Banking Leader PwC Indonesia, Lucy Suhenda mengatakan dengan perkembangan teknologi seperti internet, mulai membuat transaksi nasabah beralih dari konvensional ke digital. Internet banking maupun mobile banking dengan smartphone semakin banyak digunakan. Lucy menambahkan, “Dari responden kami, Bank BUMN dan asing yang 50 persen sudah cukup yakin dengan strategi digitalnya. Sementara bank kecil lain masih belum yakin benar akan hal ini.”

PwC Indonesia juga menyarankan agar industri perbankan nasional membuat strategi digital yang lebih kuat untuk menghadapi perkembangan arus teknologi.

Sementara itu, Senior Executive Vice President Digital Banking and Financial Inclusion Bank Mandiri, Rahmat Triaji mengungkapkan bahwa 95% transaksi Mandiri beralih ke digital sejak tahun 2010 hingga tahun 2016. Dimana digital banking sudah dimulai pada tahun 1980-an sejak kemunculan ATM. Di luar itu pengguna ATM terus menurun dari 2010 sebesar 64% dan pada 2016 sebesar 41%. Sedangkan jumlah masyarakat yang datang ke kantor cabang juga terus menurun dari 19 persen menjadi 5 persen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *