Indonesia Gelar 180 Event Mancanegara di 2018

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggagas 180 event level  internasional pada 2018 di Indonesia yang terdiri dari beberapa kategori seperti Pameran Wisata Umum, Pameran Wisata Khusus, Festival Wonderful Indonesia dan Misi Penjualan.

Program dicanangkan sesuai dengan rangkaian kegiatan strategis Kementerian Pariwisata tahun 2018, dimana fokus pada Digital Tourism, Homestay dan Air Connectivity. Selain itu, tujuh kegiatan stratategis lain seperti branding, top 10 originasi, tiga destinasi utama (15 destinasi branding), pengembangan 10 destinasi prioritas, sertifikasi kompetensi SDM dan gerakan sadar wisata, peningkatan investasi pariwisata dan pengelolaan crisis center, menjadi penopang ketiga fokus utama tadi. Selain itu event program ini diselenggarakan guna mencapai angka kunjungan 17 juta wisatawan pada 2018 ke Indonesia.

Dilansir dari Viva.co.id, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara (Deputi BP3M) Kemenpar, I Gde Pitana memaparkan rangkaian event pariwisata sepanjang 2018 ini digagas guna mendukung pencapaian target angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

“Guna mencapai target tersebut, strategi pemasaran dan promosi pariwisata terus digencarkan. Untuk marketing strategy menggunakan pendekatan DOT (Destination, Original, dan Time), promotion strategy dengan BAS (Branding, Advertising, dan Selling), media strategi dengan pendekatan POSE terutama pada pasar utama di antaranya dengan berpartisipasi pada event pameran pariwisata internasional untuk mempromosikan Wonderful Indonesia,” kata Pitana.

Selanjutnya ia menambahkan, “Pasar Tiongkok kami garap melalui event CITM, PWI, kerjasama dengan Baidu, C-Trip dan Charter Flight.”

Sebagai gambaran konkrit nya, Deputi BP3M lebih banyak melakukan kegiatan hardselling berupa pameran dan misi penjualan (sales mission) dengan tujuan membidik pasar di kawasan Asia Pasifik (Tiongkok, Australia, Jepang, Korea, India dan pasar lain, sementara untuk pasar Eropa sendiri, Kemenpar menggelar event antara lain ITB Berlin, IFTMTop Reza, Vakantiebeurs, WTM London dan PWI. Kemenpar kemudian membidik Australia di PWI Melbourne dan Sydney, wisman Singapura dari NATAS dan ITB Asia. Sedangkan di Malaysia, kembali ikut MATTA dan rangkaian kegiatan PWI. Untuk pasar India, Indonesia mengikuti event SATTE, OTM dan PWI. Amerika sendiri dibidik melalui IMEX Amerika dan DEMA Show.

“Wonderful Indonesia akan menstimuli  pasar Korea melalui HANA Tour, MODE Tour dan KOTFA. Jepang dengan mengikuti JATA dan kegiatan PWI, sedangkan Taiwan melalui Taipei International Travel Fair,” ujar Pitana.

Sementara itu, untuk menarik pasar Thailand, Wonderful Indonesia siap meramaikan event Thailand International Travel Fair, turis Timur tengah digarap melalui event ATM Dubai sedangkan Hongkong melalu DRT Hongkong.

“Itu gambaran event  untuk membantu pencapaian target wisman, dan kita sudah punya modal besar. Wonderful Indonesia telah mendapatkan 13 penghargaan di 6 negara. Yang terakhir adalah kemenangan Wonderful Indonesia menjadi juara dunia pada tanggal 15 September 2017 dalam  UNWTO Video Competition Chengdu, China. Ini tentu prestasi membanggakan dan hasil kerja keras semua pihak dan tambahan spirit dan motivasi kami,” ungkap I Gde Pitana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *