Hellprint 2016

Buat saya sebagai penggemar musik keras, festival musik seperti Hellprint adalah salah satu event yang pantang untuk dilewatkan. Bertajuk Hellprint United Day IV, total ada 81 Band yang menjadi Line up di acara metal fest ini. Yang menurut saya ini adalah sebuah paket lengkap, dimana dalam satu hari penuh saya bisa menonton KOIL, Burgerkill, Seringai, Jasad, Deadsquad, SID, PAS Band dll dalam satu acara.

Dengan 5 stage dan area yang cukup besar saya sudah mempersiapkan rundown, band dan stage mana saja yang harus di kunjungi sesuai jadwal yang ingin saya tonton.

Pukul 14:00 WIB, saya tiba di lapangan tegalega, setelah membeli tiket dan melalui body checking yang cukup ketat, akhir nya saya dapat memasuki area, terlihat sudah banyak sekali metalhead didalam, dan di panggung terlihat KOIL Sedang mem’Bakar’ Monster Stage.

Band Rock Industrial tersebut tampil agak berbeda seperti biasanya, dengan face paint membalut muka semua personilnya, setelah tampil selama 30 menit, KOIL pun menutup dengan lagu ‘Kenyataan dalam dunia Fantasi”

Selanjutnya di Rawk stage ada Aftercoma yang main berbarengan dengan SID, sepertinya saya lebih dulu ingin melihat aftercoma dengan formasi terbaru mereka, yang sebelumnya gitar diisi oleh Ridho dan ferry kini digantikan oleh Avedis Mutter dan Rissa. Beres beberapa lagu dari Aftercoma dari mereka, saya pun bergegas menuju Monster stage, disana masih ada SID yang sedang menghibur para Outsider dan Ladyrose. Sampai di monster stage berbarengan ketika SID featuring dengan Gania dari Billfold membawakan “Sunset di tanah anarki”.

Setelah SID menuntaskan tugasnya, penonton kembali terbagi, di sisi kiri sudah menanti Jasad di Hellstage, dan di sisi kanan ada don Lego sudah siap di Noise Stage. setelah tampil selama 30 menit kini giliran Revenge the Fate menghajar di Monster Stage, sayangnya hujan semakin deras memaksa saya untuk mencari tempat berteduh.

Setelah agak reda saya menuju ke Noise Stage untuk menyaksikan Bilfold, saya berjalan ke belakang terlihat beberapa teman lama saya. saya pun mengajak mereka unutk segera menuju Monster stage, karena Burgerkill akan segera naik.

Untuk yang satu ini saya tidak mau melewatkan, sudah lama sekali saya tidak menonton band ini, crowd cukup padat, dan di lagu pertama crowd semakin liar, ini memberikan saya kelonggaran untuk bergerak maju kedepan panggung, dan bergabung bersama para begundal.

Burgerkill juga menyelipkan satu lagu dari Iwan Fals, Air Mata Api dimainkan dengan apik dan aransemen yang berbeda. Selepas magrib pertunjukan dilanjutkan, ada Deadsquad di Hell Stage dan Rosemary di Noise Stage,

sebelum Deadsquad Main, MC mengumumkan bahwa Putrid Pile tidak jadi main di hellprint, dikarenakan pesawatnya di batalkan karena gangguan cuaca, dan dilayar terpampang video permohonan maaf dari Putrid Pile.

kemudian unit technical death metal asal jakarta pun naik panggung, dan kali ini tanpa kehadiran choky, Lagu yang dibawakan tak banyak yang berbeda dari biasanya, Pasukan Mati dan patriot Moral Prematur menjadi andalan dalam setlist mereka,  ditambah mereka membawakan 1 materi lagu terbaru Deadsquad.

Beres deadsquad ternyata jam main seringai Diundur menjadi terakhir, dan selepas isya saya menuju Noise Stage, panggung dimana PAS Band akan tampil, di depan Noise stage, sudah ramai beberapa rombongan PASERs dari berbagai daerah, dan saya pun mengambil video serta foto dari mereka untuk dokumentasi PAS Band.

jam 19:20 WIB, PAS Band pun naik panggung, sebagai pembuka mereka menghajar dengan lagu IMPRESI, Sejuta Harapan dan Never Be Lonely. dan kali ini diatas panggung ada Yukie, Trisno, Sandy, Richard, dan di posisi gitar ada Akew dari Nectura dan Andi ‘Slash’ .

dilanjut dengan Gladiator dan Akew ‘nectura’ digantikan oleh Agung ‘Hellfrog’ dari Burgerkill, PAsers pun semakin liar,mereka meluapkan seluruh energi mereka dan berdansa bersama PAS Band. walau saling bertubrukan namun tak ada keributan diantara mereka.

Masuk ke lagu terakhir penonton dikejutkan dengan kehadiran bengbeng, yang dari awal tidak tampak, ya PAS Band sukses memukau Pasers dan menutup pertunjukan dengan berakhir Klimaks. kehadiran beberapa gitaris dan kemunculan bengbeng diakhir pertunjukan, memang jadi sebuah pertunjukan yang menarik, dan diluar ekspektasi penonton.

Sesuai dengan tagline Hellprint, PAS Band sangat EDAN malam itu, Setelah PAS Band selesai, dengan kondisi baju basah serta udara bandung yang semakin dingin, saya memilih untuk balik kanan meninggalkan area, , Maafkan aku EDANE dan SERINGAI, mungkin dilain waktu kita bisa berjumpa lagi.

 

 

HELLPRINT UNITED DAY IV , ANJING EDAAAAANNNNN!!!!

(AP)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *