Jelang 2019, Pemerintah Upayakan Pemerataan Akses Internet di Seluruh Daerah

Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah mempercepat pembangunan infrastruktur broadband di Indonesia jelang 2019. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi melonjaknya pengguna internet di banyak wilayah di Indonesia.

Dilansir dari halaman Antara News, Pulau Jawa masih menempati urutan tertinggi dengan penetrasi pengguna internet sebesar 58,08 persen, diikuti Sumatera 19,09 persen, Kalimantan 7,97 persen, Sulawesi 6,73 persen, Bali-NTB-NTT 5,63 persen dan Maluku-Papua 2,49 persen. Pengguna internet didominasi usia muda 13-18 tahun sebesar 75,5 persen. Jenis kelamin pengguna perempuan sebesar 48,57 persen dan laki-laki 51,43 persen.

Kebutuhan masyarakat terhadap internet semakin meningkat dan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari termasuk salah satu kebutuhan yang menunjang pekerjaan. Menurut data dari kantor berita Antara, pengguna internet Indonesia pada 2017 terdata sebanyak 143,26 juta jiwa atau 54,68 persen.

Lalu dalam survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), penetrasi pengguna internet di Indonesia menunjukkan peningkatan. Sekretaris Jenderal APJII Henri Kasyif Soemartono, berpendapat bahwa kenaikan yang terjadi disebabkan pembangunan infrastruktur yang semakin mempermudah masyarakat mengakses layanan internet.

Dirjen Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan mengungkapkan percepatan pembangunan broadband akan terus dilakukan, menurutnya sekarang dapat diperkirakan jumlah pengguna internet akan semakin meningkat, mengingat ketersediaan internet di Indonesia akan merata karena pembangunan Palapa Ring yang segera rampung.

Selain mengakomodir pertumbuhan pengguna di Indonesia, pembangunan ini diharapkan bisa menjadi semacam pemerataan, seperti yang diungkapkan Kepala Humas Kominfo Noor Iza, yang dimuat pada halaman indotelco.com. “Kita yang tinggal di perkotaan kecepatan rata-rata internet mencapai 7 megabits per second (Mbps) dan ini belum memuaskan pengguna. Sementara problema yang dihadapi masyarakat di luar pulau Jawa tidak sebatas kecepatan, akan tetapi juga ketersediaan. Tak jarang mereka harus pergi ke kaki gunung atau memanjat pohon demi mencari sinyal. Kalaupun internet ada kecepatannya tidak lebih dari 300 kilobits per second Kbps.”

Menurutnya, kesenjangan ini harus diatasi dengan kebijakan pembangunan telekomunikasi yang Indonesia sentris, melalui percepatan pembangunan jaringan broadband ke seluruh wilayah Indonesia. “Ke depan, internet di Indonesia harus mampu diakses dari mana saja dengan kecepatan tinggi antara 11 Mbps sampai dengan 20 Mbps,” tegasnya.

Qualcomm Umumkan Smartphone yang akan Didukung Teknologi 5G

Chipset modem Snapdragon X50 yang akan  mendukung konektivitas 5G pada perangkat smartphone telah diumumkan untuk 18 produsen di antaranya Sony, Oppo, Xiaomi, Asus, Fujitsu, HTC, LG, Sharp, Vivo, dan ZTE.

Untuk mengoptimalkan jaringan tersebut Qualcomm (vendor penyedia) menyatakan bahwa operator seperti AT&T, China Mobile, Orange, SK Telecom, Verizon dan Vodafone akan melakukan uji coba standar 5G NR. Selain itu rencananya Qualcomm akan mengadakan demo di event Mobile World Congress (MWC) 2018.

Rencanya smartphone dengan jaringan 5G ini akan dirilis tahun depan, dan untuk mengantisipasi itu mereka menghadirkan Snapdragon X50. Menurut CEO Qualqomm, Mollenkopf, pengembangan smartphone 5G lebih cepat dari yang diperkirakan. Pasalnya, permintaan pasar akan perangkat berbasis 5G begitu tinggi.

Sejauh ini teknologi 5G sedang dalam tahap pengembangan infrastruktur, dan dipastikan akan bisa digunakan pada tahun 2020, sementara untuk penjualan smartphone 5G sendiri akan dimulai pada 2019 dalam jalur komersial.

Fitur PajakPartner Siap Permudah Wajib Pajak

OnlinePajak akan merilis fitur terbaru bernama PajakPartner dengan bentuk berupa jasa solusi seperti konsultan, penyedia aplikasi, e-commerce dan yang lainnya. Lebih lengkapnya fitur ini  akan dijelaskan pada event “PajakPartner Media Launch” yang akan digelar pada Selasa, 27 Februari 2018.

Fitur ini akan melengkapi fitur lain yan telah ditawarkan oleh OnlinePajak, dengan tujuan mempermudah wajib pajak, dengan menyederhanakan seluruh proses pelaporan pajak secara instan, bebas repot dan aman dalam 3 langkah mudah yaitu hitung, setor dan lapor.

Sebelumnya, pada Januari kemarin OnlinePajak sempat merilis PajakPay, yaitu sebuah fitur yang bisa digunakan secara gratis dengan memanfaatkan platform dompet digital yang saldonya dapat dipergunakan untuk kepentingan pembayaran pajak secara langsung.

Dibangun pada 2015, OnlinePajak sampai hari ini telah mengakomodir kurang lebih 500.000 pengguna, beberapa perusahaan seperti Telkomsel, Go-Jek, Huawei Tech Investmen telah menggunakan jasa OnlinePajak.

Kios-pos Permudah Akses Pengguna E-Commerce di Pelosok Indonesia

Pembeli atau pedagang e-commerce terutama yang berdomisili jauh dari kota besar tampaknya akan diuntungkan dengan adanya kemudahan mengakses barang kebutuhan lewat kios-pos, sebuah gerai yang memungkinkan masyarakat sekitar mengakses layanan e-commerce dan logistik langsung di kios terdekat. Selain sebagai pusat layanan kantor pos dan pusat pengambilan-pengantaran barang e-commerce, kios-pos juga menyediakan top-up penjualan pulsa.

Kios-pos merupakan kerjasama antara perusahaan teknologi penyedia digital platform Kioson Komersial Indonesia Tbk / Kioson dengan PT Pos Indonesia (Persero). Melalui Kios-pos, mitra Kioson yang selama ini melayani penjualan voucher dan multipayment melalui kios-kios mikro,  dapat menjadi Agenpos sehingga bisa melayani jasa kirim barang masyarakat.

Kerjasama kios-pos dilakukan dalam rangka melaksanakan program Paket Kebijakan Jilid 14 tentang ecommerce oleh pemerintah, seperti yang diungkapkan Direktur Teknologi dan Informasi PT Pos Indonesia, Charles Sitorus, “Pos Indonesia mengemban misi untuk menjadi tulang punggung utama bisnis e-commerce di Indonesia sesuai dengan Paket Kebijakan Jilid 14 tentang e-commerce oleh pemerintah. Karenanya, penting bagi kami untuk secara selektif memilih mitra yang terpercaya, mempunyai potensi bisnis jangka panjang dan tentunya memberi manfaat bagi masyarakat. Dan kami senang bisa bekerja sama dengan Kioson yang telah memiliki 30.000 mitra di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Melalui kerjasama ini, baik konsumen dan pedagang ecommerce juga akan diuntungkan karena kemudahan mengakses barang kebutuhan. “Nantinya, para mitra Kioson akan menjadi bagian dari sistem logistik Pos Indonesia terutama bagi pelanggan ecommerce. Hal ini akan membuat pelanggan dari kota lapis kedua menjadi lebih mudah dalam membeli barang,” ujarnya.

Direktur utama Kioson, Jasin Halim menegaskan melalui kerja sama ini, sistem logistik Pos Indonesia dapat beroperasi setiap hari. “Nantinya investasi peralatan mitra akan ditanggung oleh Kioson berupa hardware seperti timbangan dan pelatihan. Untuk tahap pertama, hardware kita siapkan Rp 1 miliar dari kas internal,” ungkap Jasin.

Pemerintah akan Blokir OTT yang Tidak Mendaftarkan Layanannya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberi peringatan keras dengan sanksi blokir kepada layanan Over The Top (OTT) yang tidak mendaftarkan layanannya.

Layanan Over-The-Top (OTT) sendiri merupakan layanan dengan konten berupa data, informasi atau multimedia yang berjalan melalui jaringan internet. Beberapa contoh perusahaan yang beroperasi di layanan OTT adalah Facebook, Twitter, Youtube dan Whatsapp yang umumnya tidak memiliki bentuk kerjasama resmi dengan para penyelenggara telekomunikasi.

Dilansir dari gatra.com rencananya, pemerintah akan mengeluarkan peraturan tentang Layanan OTT pada Maret 2018 mendatang. “Sekarang sedang dalam kajian, tetapi perlu penyelarasan kembali,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian komunikasi dan informatika, Samuel. Dengan adanya pemberlakuan Permen OTT tersebut diharapkan dapat menciptakan kesetaraan pasar antara pemain OTT asing dan lokal untuk mendapatkan bisnis yang sama.

Dia menambahkan bahwa pemerintah tidak membatasi perusahaan asing atau lokal, tetapi ingin memastikan bagi semua Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk melakukan pendaftaran. “Yang wajib melakukan pendaftaran, adalah setiap perusahaan penyelenggara layanan OTT yang melakukan kegiatan bisnis baik jual beli, jasa, bahkan permainan atau game dan layanan OTT yang meminta data pribadi seperti aplikasi Facebook dan Whatsapp.”

Samuel menambahkan, “Kami harus mengetahui siapa penanggung jawabnya, bagaimana tingkat pengamanan, serta lingkungan customer-nya. Bagi yang tidak melakukan pendaftaran dalam waktu yang disediakan, tetapi tetap melakukan kegiatan layanan OTT maka Kemkominfo akan memblokir layanan dari perusahaan tersebut.

Permen ini nantinya juga akan mengatur syarat bagi perusahaan OTT untuk tetap bisa meraup keuntungan di Indonesia. Dengan ketentuan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KLBI) yang baru, seluruh perusahaan OTT asing nantinya harus membentuk perusahaan di Indonesia yang berbentuk Badan Usaha Tetap (BUT) dan mendaftar pada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Menurut Kominfo pada 2016 lalu, Google dan Facebook menguasai 80% pendapatan iklan digital di Indonesia. Sedangkan porsi pendapatan iklan digital yang dinikmati oleh media digital lain hanya 20%. Dari sekitar USD800 juta total belanja iklan digital, Google dan Facebook menikmati USD640 juta atau setara Rp8,45 triliun tanpa terkena pajak.

Indonesia Broadband Plan Diharapkan Dorong Aktivitas Ekonomi

 

Rencana pitalebar Indonesia (Indonesia broadband plan) yang sudah digagas sejak 2014 diyakini memiliki  peran  penting  dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi, serta menjadi kunci bagi Indonesia dalam meningkatkan peringkat World Economic Forum (WEF) untuk Network Readiness Index (NRI) yang menjadi indikator dalam pembangunan ekonomi digital suatu negara.

Salah satunya dengan kehadiran 4G LTE yang dinilai menjadi langkah positif pemerintah dalam mengakomodir kemajuan digital di Indonesia dimana salah satu target rencananya adalah membuat masyarakat pedesaan bisa menikmati internet dengan kecepatan 10 Mbps dan 20 Mbps bagi masyarakat perkotaan.

Teknologi broadband dan Palapa Ring memang menjadi perhatian utama Kominfo, untuk pembangunan infrastruktur digital yang massif sehingga dapat memperluas konektifitas yang menjadi jantung bagi tumbuhnya ekonomi digital.

Pemanfaatan pitalebar diharapkan akan mendorong peningkatan jumlah sektor dan aktivitas ekonomi dan menjadi pendorong  faktor pertumbuhan seperti inovasi, munculnya  barang  dan  jasa  baru, proses  baru,  model bisnis  baru,  serta meningkatnya  daya  saing dan  fleksibilitas  dalam  ekonomi.

Di luar agenda, sebagian masyarakat masih belum merasa puas dan beranggapan bahwa masih ada beberapa program Kominfo yang belum berjalan dengan baik. Anggapan tersebut banyak diutarakan di media massa, sosmed dan diskusi-diskusi kecil di berbagai forum, seperti salah satunya adalah masalah revisi tarif interkoneksi, Network Sharing, Revisi UU Penyiaran dan yang lainnya.

Berikut agenda orioritas Kominfo yang dikutip dari kominfo.go.id:

  1. Pengembangan Infrastruktur Pitalebar termasuk Layanan 4G, dengan strategi Menata Sumber Daya spektrum frekuensi radio

Menjaga  keberlangsungan  orbit  satelit  Indonesia,  agar  tetap  menjadi milik dan  kendali Indonesia

Menggelar  jaringan  tulang  punggung  serat  optik  nasional  (Palapa   Ring)   untuk   menghubungkan   497   kab./kota   di Indonesia.

  1. Efisiensi Industri Telekomunikasi

Mendorong operator telekomunikasi untuk berkonsolidasi dalam rangka efisiensi industri telekomunikasi

Membangun infrastruktur pasif bersama (passive infrastruktur sharing) dalam rangka meringankan biaya investasi pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

e-Licensing Spektrum Radio (Machine to Machine)

  1. Mendorong Peningkatan Jumlah Kandungan Dalam Negeri pada Alat dan Perangkat   Telekomunikasi
  2. Mengintegrasikan Nomor Panggilan
  3. Penataan Registrasi Prabayar
  4. Mengurangi Peredaran Perangkat Telepon Selular Ilegal

T-Shirt PAS – Graffiti

HARGA

Rp.120.000,-

 

CARA PEMESANAN:

SMS / WA ke no. 0877 8820 9400
dengan format:
#Nama produk #NAMA #Alamat Email #ALAMAT LENGKAP #No.Telp #Jumlah

CONTOH:
#GRAFITI#ABDUL AZIS #azispasers@gmail.com #Jl.Garuda Rt 003/05 PAMULANG, TANGERANG SELATAN 15417 #08979059450 #1pcs

 

 

T-Shirt PAS – Cassette

HARGA

Rp.110.000,-

 

CARA PEMESANAN:

SMS / WA ke no. 0877 8820 9400
dengan format:
#Nama produk #NAMA #Alamat Email #ALAMAT LENGKAP #No.Telp #Jumlah

CONTOH:
#CASSETTE #ABDUL AZIS #azispasers@gmail.com #Jl.Garuda Rt 003/05 PAMULANG, TANGERANG SELATAN 15417 #08979059450 #1pcs

 

 

T-shirt PAS – Baseball

HARGA

Rp.110.000,-

 

CARA PEMESANAN:

SMS / WA ke no. 0877 8820 9400
dengan format:
#Nama produk #NAMA #Alamat Email #ALAMAT LENGKAP #No.Telp #Jumlah

CONTOH:
#BASEBALL #ABDUL AZIS #azispasers@gmail.com #Jl.Garuda Rt 003/05 PAMULANG, TANGERANG SELATAN 15417 #08979059450 #1pcs

 

 

T-shirt PAS – Fashion Sickness

HARGA

Rp.120.000,-

 

CARA PEMESANAN:

SMS / WA ke no. 0877 8820 9400
dengan format:
#Nama produk #NAMA #Alamat Email #ALAMAT LENGKAP #No.Telp #Jumlah

CONTOH:
#FASHIONSICKNESS #ABDUL AZIS #azispasers@gmail.com #Jl.Garuda Rt 003/05 PAMULANG, TANGERANG SELATAN 15417 #08979059450 #1pcs